PortalKataID
Internasional

DPR RI PERJUANGKAN PEMBATALAN RESOLUSI KELAPA SAWIT DI UNI EROPA

PORTALKATA.ID, Belgia- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan ke Parlemen Uni Eropa di Brussels, Belgia. Kunjungan yang dijadwalkan pada tanggal 7 – 13 April tersebut, merupakan bentuk pelaksanaan diplomasi parlemen sebagai second track diplomacy dalam rangka penguatan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Uni Eropa. Delegasi Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) DPR RI – Parlemen Uni Eropa tersebut dipimpin oleh Ibu Dr. Hj. Nurhayati Ali Assegaf, M.Si dari Fraksi Partai Demokrat, dengan anggota delegasi antara lain Bapak Dr. Fadel Muhammad dari Fraksi Partai GOLKAR, Bapak H. Ssyaiful Rasyid, MM dari Fraksi Partai GERINDRA, Bapak H. Abdul Latief Hanafiah, M.Sc dari Fraksi PKB, Bapak Aryanto Munawar dari Fraksi PKB dan Bapak H. Soehartono dari Fraksi Partai NASDEM.
Selama melakukan kunjungan ke Brussels, delegasi DPR RI bertemu dengan para anggota Parlemen Uni Eropa dari berbagai bidang strategis antara lain; Delegasi Parlemen Uni Eropa untuk ASEAN dan Negara-negara Asia Tenggara (DASE), Komite Perdagangan Internasional Parlemen Uni Eropa (INTA), Bidang Kerjasama Luar Negeri Uni Eropa (EEAS) dan Grup Persahabatan Antar Parlemen Uni – Eropa (EPFG). Dalam rangkaian kunjungan tersebut delegasi DPR RI membawa misi memperjuangkan minyak kelapa sawit khususnya yang berasal dari Indonesia. Saat ini Parlemen Uni Eropa sedang dalam proses pembahasan lebih lanjut mengenai resolusi yang menganjurkan bahwa kelapa sawit akan dikesampingkan dari daftar komoditi pertanian yang dimanfaatkan menjadi sumber energi terbarukan. Alasan utama dari resolusi tersebut adalah berkembangnya opini di Eropa bahwa kelapa sawit merupakan salah satu penyebab utama terjadinya deforestasi di negara-negara yang memiliki hutan tropis seperti Indonesia.
Dalam pertemuannya dengan DASE, INTA dan EEAS, pimpinan Delegasi GKSB DPR RI Ibu Nurhayati Assegaf, menegaskan bahwa resolusi Parlemen Uni Eropa tersebut akan mengakibatkan kerugian yang besar tidak hanya bagi pelaku industri minyak kelapa sawit, tetapi juga para petani dan 50 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan kehidupannya pada kelapa sawit. Lebih jauh lagi resolusi tersebut dipandang sebagai sebuah resolusi diskriminatif terhadap Indonesia akibat adanya kampanye negative terhadap minyak kelapa sawit Indonesia. Ibu Nurhayati Assegaf juga menekankan bahwa tidak seharusnya Parlemen Uni Eropa menyusun resolusi yang justru kontradiktif terhadap upaya-upaya dari kedua belah pihak dalam mewujudkan kerjasama ekonomi yang lebih baik. Ditambahkan pula, bahwa sebagai demokrasi ketiga terbesar di dunia dan kontributor terbesar bagi perekonomian ASEAN, seharusnya Uni Eropa mengedepankan kerjasama dengan Indonesia ketimbang negara-negara lain yang tidak demokratis. Menurutnya hal tersebut justru akan memberikan sinyal negatif bahwa demokrasi bukanlah pertimbangan utama dalam penguatan kerja sama dengan Uni Eropa. Dalam kesempatan tersebut anggota delegasi DPR RI Bapak Fadel Muhammad meyampaikan bahwa Parlemen Uni Eropa seharusnya berpikir bagaimana caranya meningkatkan investasi Eropa di Indonesia yang sedang menurun akibat ketatnya persaingan dalam hal kerjasama ekonomi dan investasi dari China.
Dalam responnya, Warner Langen selaku ketua DASE menyampaikan bahwa resolusi mengenai minyak kelapa sawit tersebut belum final dan masih dalam tahapan pembahasan da negosiasi trialogue antara tiga institusi Uni Eropa yakni; Parlemen Uni Eropa, Komisi Uni Eropa dan Dewan Uni Eropa. Oleh karena itu kunjungan seperti yang dilakukan oleh delegasi DPR RI sangat penting, tepat waktu dan dibutuhkan guna memberikan informasi dan data penyeimbang terkait kelapa sawit yang dinilai sebagai produk yang kurang ramah lingkungan dan tidak bersifat sustainable. Pada sesi pertemuan lainnya Sean Kelly selaku Shadow Raporteur dari INTA mengatakan bahwa pertemuan dengan delegasi DPR RI sangat tepat waktu  mengingat Parlemen Uni Eropa akan bersidang di Strasbourg minggu depan, guna membahas lebih lanjut mengenai kelapa sawit dan hasil pertemuan dengan delegasi DPR RI ini akan disampaikan dalam sidang tersebut.
Delegasi DPR RI juga berkesempatan menemui dua orang anggota Grup Persahabatan Antar Parlemen Uni – Eropa (EPFG), Anna Gomes dan Barbara Lochbiler, dalam rangka penguatan kerjasama antar parlemen Indonesia dengan Uni Eropa dalam menangani berbagai permasalahan penting seputar Demokrasi, Hak Asasi Manusia, Pencucian Uang dan Penyelundupan Narkoba. Dalam pertemuan tersebut Ibu Nurhayati Assegaf selaku pimpinan delegasi menegasan bahwa sebagai negara Demokrasi terbesar ketiga di dunia dan ASEAN, yang menjunjung Hak Asasi Manusia, DPR RI sebagai garda terdepan demokrasi akan terus melakukan pengawasan dan mendorong pemerintah untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam rangka menangani permasalahan-permasalahan tersebut.
Pada akhir pertemuan, pimpinan delegasi DPR RI Ibu Nurhayati Assegaf menyampaikan bahwa DPR RI akan menyelenggarakan 2nd World Parliamentary Forum on Sustainable Development di Bali pada September 2018, yaitu pertemuan Parlemen Dunia mengenai Pembangunan Berkelanjutan yang merupakan satu-satunya forum di Dunia yang membahas pembangunan berkelanjutan, dan merupakan gagasan Badan Kerjasama Antara Parlemen yang juga diketuai oleh Ibu Nurhayati Assegaf. Beliau berharap Parlemen Uni Eropa dapat mengirimkan delegasinya untuk mengikuti pertemuan dimaksud.

Related posts

Barack Obama Bersiap Sambut Trump Di Gedung Putih

B. Hersunu. AW

Tiongkok Larang Iklan Politik, Kekuatan Media Pada Mutu Informasi

B. Hersunu. AW

Kunjungan Obama ke Hiroshima Perubahan Besar dalam Hubungan AS-Jepang

B. Hersunu. AW

“Financial Times” Dijual ke Nikkei

FX Michael Ivan BayuK

Ada 2.961 Nama dari Indonesia di Bocoran “Panama Papers”

valmount

Setelah Rupiah dan Ringgit, giliran dolar Australia anjlok parah

Dosdoi Sinaga

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
Translate »
Loading...

Login

Do not have an account ? Register here
X

Register

%d bloggers like this: