PortalKataID
Politik

Kemenkumham Sahkan PDS Kubu Tilly Kasenda

Setelah sekian lama terjadi tarik-menarik perihal kepengurusan yang sah di dalam tubuh Partai Damai Sejahtera (PDS), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akhirnya menetapkan kubu Tilly Kasenda sebagai PDS yang sah. Pengesahan itu diperkuat dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) dari Kemenkumham.

“Kita sudah berjuang lama, sudah Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa). Dengan ketidak berdayaan, diserang kiri kanan, namun kita berpatokan firman dalam Roma. Kalau Tuhan beserta kita dan ada dipihak kita siapa yang bisa melawan kita, dan akhirnya menang. Saya percaya sampai keluarnya SK ini ya pasti ada maksud Tuhan. Tuhan yang akan membuka jalan,”tutur pucuk pimpinan PDS, Dr. Tilly Kasenda, di  rilis yang diterima redaksi Reformata, Jumat siang (02/06/2017).

Sementara itu Sekretaris Jenderal PDS Sonny Setiawan yang hadir mendampingi Tilly di kantor Kemenkumham, menilai dengan terbitnya SK bernomor M.HH-09.AH.11.01 Tahun 2017 yang ditandatangani oleh Menkumham Yasonna Laoly, itu, telah menjawab pertanyaan masyarakat terkait siapakah PDS yang sah. Dengan adanya bukti pengesahan itu pula, lanjut Sonny, turut menyuntikan semangat baru bagi segenap fungsionaris PDS untuk melangkah lebih lanjut menatap kontestasi Pemilihan Umum 2019 mendatang.

“Dengan keberadaan SK yang telah diterbitkan oleh Kemenkumham ini,maka menjadi energi luar biasa untuk semakin memacu kami mengantar kan PDS ikut Pemilu 2019,dan sudah tidak ada lagi keraguan dan pertanyaan-pertanyaan tentang keabsahan PDS dibawa komando Ibu Tilly Kasenda,” ujarnya Sonny.

Ketika berbicara seputar upaya rekonsiliasi dengan kubu yang berseberangan, Tilly kemudian berkomentar bahwa ia sudah membuka diri bahkan melakukan tatap muka langsung. Terkait adanya kader PDS yang menyatakan pindah partai politik ataupun mundur dari kancah perpolitikan nasional, Tilly berujar bahwa keputusan tersebut tetap harus dihormati. Namun demikian,Tilly melanjutkan, ia tetap akan mempertimbangkan sejumlah nama untuk bergabung di dalam susunan kepengurusan yang dipimpinnya.

“Yang menggembirakan bahwa mereka masih peduli PDS dan ada dukungan dengan menggaransi nama orang tertentu. Yang pasti PDS sekarang punya konsep dan paradigma baru yakni PDS menjadi rumah aspirasi bersama. Prinsipnya membangun kebersamaan.”

Sebelumnya, terjadi dualisme di dalam tubuh PDS. Permasalahan tersebut  berlanjut hingga ke Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Tinggi dan keduanya dimenangkan oleh PDS kepengurusan Tilly Kasenda. Putusan pengadilan tersebut kemudian diperkuat dengan terbitnya SK Kemenkuham yang diberikan kepada kepengurusan  PDS pimpinan Tilly Kasenda.

Related posts

Ruhut Sitompul: Kader Gerindra Hargailah Sikap Kenegarawanan Prabowo

Ibnu Hasan

Bila Gagal Jadi Cawagub Ahok, Heru akan Pensiun dan Jualan Makanan

FX Michael Ivan BayuK

Teguh Juwarno: Ngaku Tidak Tahu Soal Aliran Dana Proyek e-KTP

Ibnu Hasan

Gerindra Mencari Lawan Ahok, Prabowo Jadi Penentu

harianto

KMP Tamat: Prabowo yang Mulai, Gerindra yang Mengakhiri

FX Michael Ivan BayuK

Ahok Terima Sumbangan Rp4,5 Miliar buat Kampanye Pilkada

FX Michael Ivan BayuK

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Translate »
Loading...

Login

Do not have an account ? Register here
X

Register

%d bloggers like this: