PortalKataID
Politik

KMP Tamat: Prabowo yang Mulai, Gerindra yang Mengakhiri

Jakarta – Koalisi Merah Putih yang digaungkan parpol pendukung Prabowo-Hatta tamat sudah. Koalisi yang begitu kuat di awal berdirinya kini tinggal sejarah, Prabowo yang membuat KMP ada dan kini Gerindra yang menyatakan KMP sudah tiada.
Foto: Zaki Alfarabi / Tim Infografis detikcom
“Secara de facto partai-partai yang sekarang bergabung di KMP, kami sudah katakan KMP sudah selesai,” kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2016) kemarin.
Di awal berdirinya KMP begitu digdaya. Bahkan saat Prabowo-Hatta kalah di Pilpres, KMP masih kuat. KMP mendeklarasikan diri menjadi koalisi permanen. Aburizal Bakrie ditunjuk sebagai Ketua Presidium KMP. Satu setengah tahun berjalan, satu demi satu anggota KMP menyatakan dukungan ke pemerintah. Deklarasi Golkar mendukung Jokowi-JK yang diteken Aburizal Bakrie menjadi penutup sejarah perjuangan KMP. Meski sejumlah parpol anggota KMP mengklaim belum keluar, namun nyatanya kini Gerindra sendirian.
“Sekarang hampir setahun setengah, satu per satu merotol karena itu, de facto KMP sudah bubar. Tapi itu tidak akan meruntuhkan posisi Gerindra sebagai oposisi. Pemerintah sebaik apapun butuh oposisi,” ungkap Muzani.
Berikut momen-momen penting perjalanan KMP yan gkini bisa dibilang tinggal sejarah:
20 Mei 2014
Partai pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa dalam Pilpres 2014 mendeklarasikan diri sebagai Koalisi Merah Putih (KMP) di Rumah Polonia, Jakarta Timur. Anggotanya: Partai Gerindra, Golkar, PPP, PKS, PAN, dan PBB.
8 Juli 2014
KMP mengegolkan Undang-undang No.17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD (UU MD3) yang membuat pemenang Pileg 2014 tak otomatis pimpin DPR.
14 Juli 2014
Deklarasi Koalisi Permanen Merah Putih di Tugu Proklamasi Jakarta
22 Juli 2014
KMP resmi kalah di Pilpres setelah KPU mengumumkan kemenangan pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla
2 Oktober 2014
Paket pimpinan DPR versi KMP sukses. Pimpinan DPR dikuasai KMP plus Partai Demokrat.
2 September 2015
Ketum PAN Zulkifli Hasan menemui Presiden Jokowi. PAN menyatakan jadi partai pendukung Pemerintah meski tidak keluar dari KMP.
21 Desember 2015
Presiden PKS menemui Presiden Jokowi. PKS menyatakan statusnya sebagai oposisi loyal, yakni mendukung program pemerintah yang baik namun tidak keluar dari KMP.
11 Januari 2015
Ketum Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie, menemui Presiden Jokowi. Golkar menyatakan siap mendukung pemerintah, tapi tak keluar dari KMP.
29 Januari 2016
PPP kubu Ketum Djan Faridz dalam Rapimnas II di Bogor, memutuskan mendukung Presiden Jokowi. Djan menyusul kubu Ketum Rommahurmuziy yang sudah merapat ke Jokowi.
4 Februari 2016
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan KMP secara de facto sudah bubar dan hanya Gerindra yang jadi partai oposisi. Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dan Elite PKS merasa KMP masih eksis.

Editor: FX Michael I BK
SumberElvan Dany Sutrisno

Related posts

Prinsip HAM dan Hukum Harus Tetap Dijaga Meskipun Pembubaran Ormas Diatur Dalam Undang-Undang

Patrick

Alasan Kader PDIP Kemarin Mangkir Dipanggil KPK, Surat Datang Sore

B. Hersunu. AW

Jokowi Diingatkan Urus Negara Tak Bisa Sendirian

B. Hersunu. AW

Dalang Aksi 4 November Itu Ahok, Bukan SBY

Ibnu Hasan

FADLI ZON: PRESIDEN JANGAN KABUR 4 NOVEMBER

B. Hersunu. AW

Komisi III DPR Nasir Djamil: JOKOWI KURANG TIDUR, JANGAN SAMPAIKAN INFORMASI SEPOTONG-SEPOTONG

B. Hersunu. AW

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Translate ยป
Loading...

Login

Do not have an account ? Register here
X

Register

%d bloggers like this: