PortalKataID
  • Home
  • Nasional
  • KNPI: Pemahaman Pancasila Harus Diperkuat Melalui Pendidikan
Nasional

KNPI: Pemahaman Pancasila Harus Diperkuat Melalui Pendidikan

PortalKATAID, Manado – Pancasila merupakan jati diri bangsa Indonesia yang keberadaannya tak bisa tergantikan. Sebagai falsafah hidup, Pancasila berperan sebagai pemersatu dari bangsa Indonesia yang majemuk. Namun seiring berjalannya waktu, kaum muda Indonesia tengah diperhadapkan dengan situasi yang sangat memprihatinkan, dimana pemahaman akan Pancasila semakin tergerus oleh budaya-budaya asing yang masuk dari pelbagai lini. Meresponi keadaan itu Ketua Umum Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Muhammad Rifai Darus mengatakan bahwa harus ada benteng yang kuat guna melindungi kaum muda dari pengaruh negatif budaya asing. Rifai berujar, upaya tersebut bisa diaplikasikan dengan memperkuat pemahamanan tentang Pancasila itu sendiri melalui dunia pendidikan.

“Misalnya di sekolah-sekolah sekarang pendidikan moral Pancasila kalau bisa dibangkitkan kembali. Kita kehilangan pendidikan moral. Jadi anak-anak SMP dan SMA, dengan pengaruh sosial media yang luar biasa itu bisa mempertontonkan moral yang kurang bagus,” ujar Rifai saat ditemui Portalkata disela acara Pekan Kerukunan Nasional yang diikuti oleh sejumlah ormas kepemudaan di Kota Manado, Sulawesi Utara (23/4/2017).

Sabagai bagian dari sebuah bangsa yang plural, Rifai melanjutkan, pemuda Indonesia juga mesti mewaspadai masuknya budaya asing secara masif, sehingga berimbas terhadap persatuan dan kesatuan Indonesia itu sendiri. Selaku Ketua Umum KNPI, ia juga mengimbau kepada kaum muda agar terus menjadikan Pancasila sebagai dasar pemikiran dalam menghadapi arus globalisasi dan segala efek yang ikut di dalamnya.

“Kita sebagai generasi muda yang hidup sekarang ini merupakan penentu dari masa depan bangsa Indonesia, oleh karena itu tidak bisa kita mengikuti irama yang ada. Kita akan tegilas oleh peradaban itu (asing). Kit harus mempersiapkan diri, mempersiapkan bahwa bentengilah diri kita itu, pertama dengan agama, lalu pengamalan dari nilai-nilai ideologis kita Pancasila itu ikut ditekankan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak segala komponen bangsa untuk bersatu dan mengambil peranan dalam membangun Indonesia.

“Nah ini tidak bisa lahir dengan sendirinya, harus terus-menerus, semua kelompok. Membangun Indonesia tidak bisa satu pihak saja (seperti) Pemerintah atau eksekutif, tetapi semua kelompok. Pemuda, perempuan, kemudian tokoh agama, masyarakat, ketua adat, semuanya,” pungkas Muhammad Rifai Darus.

Related posts

Tengah Guyuran Hujan, Massa Aksi 212 Membubarkan Diri Dengan Tertib

Ibnu Hasan

Jessica Minta Rekaman CCTV Dibuka ke Publik, Ini Kata Polisi

FX Michael Ivan BayuK

Kamu Ingatkan Amien Rais soal Ini, Mungkin Dia Sudah Pikun

FX Michael Ivan BayuK

STUDI KOMPARATIF DALAM RÀNGKA PEMBENTUKAN BUMDES

B. Hersunu. AW

TPU Tanah Kusir Akan Lakukan Peninggian Area Makam

Nicolas

Pemerataan Pembangunan TIK di Perbatasan dan Pulau Terluar

Rico Montilla

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Translate »
Loading...

Login

Do not have an account ? Register here
X

Register

%d bloggers like this: