PortalKataID
Nasional

154 Kios Pasar Induk Kramatjati Disegel

Sebanyak 154 kios di Pasar Induk Buah dan Sayur-mayur Kramatjati, Jakarta Timur, disegel petugas, Rabu (20/1). Seluruh tempat usaha tersebut dipaksa tutup karena tak membayar retribusi selama satu tahun .
 

Foto: Doc/poskotanews
Manager Pasar Induk Kramatjati, Nurman Adhi mengatakan, tindakan tegas diambil karena pedagang tak melakukan kewajibannya. “Sebelumnya kami juga sudah memberikan surat peringatan 1 dan 2, hingga perintah pengosongan,” katanya, Rabu (20/1).
Dikatakan Nurman, ditemukannya tunggakan tersebut setelah pihaknya melakukan audit di seluruh aset Pasar Induk. Dari situ, kami lakukan inventarisasi ditemukan pedagang yang tidak melaksanakan kewajiban. “Padahal mereka sudah jualan sejak puluhan tahun lalu, namun setelah sistem pembayaran retribusi melalui bank, kami mendapatkan data tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, dari sekian ribu pedagang yang diperiksa, awalnya pihak Pasar Induk menemukan 254 yang tidak buka rekening. Pendekatan terus dilakukan dan terus mengerucut hingga akhirnya tersisa 154 pedagang. “Karena mereka tak juga menunjukan itikad baik, makanya hari ini langsung kami tertibkan dengan menyegel kios-kios,” ungkapnya.
Nurman Hadi juga menyebut, akibat tunggakan tidak membayarnya retribusi tersebut, Pemprov DKI sendiri mengalami kerugian yang cukup besar. Terlebih, dalam setiap bulannya pedagang harus membayar retribusi sebesar Rp400 ribu. “Bila dihitung, kerugian yang terjadi akibat tunggakan itu mencapai Rp327 juta,” paparnya.
MASIH MENUNGGU
Sementara itu, H. Chandra, 53, pemilik kios mengaku, dirinya belum membayar retribusi, karena di kepemimpinan manager Pasar Induk yang lama, disebutkan kios miliknya akan dilakukan zonasi. Sehingga ada kabar yang menyebutkan empat dari 12 kios miliknya akan terkena imbasnya. “Masalah zonasi ini belum jelas, makanya saya belum membayar retribusi,” katanya.
Dikatakan H. Chandra, dirinya sendiri juga sudah menyiapkan rekening Bank DKI sebagai syarat untuk pembayaran retribusi. Namun, karena kejelasan kios yang nantinya akan dibongkar itu dirinya masih tetap menunggu. “Saya baru akan bayar kalau kejelasan masalah zoning segera diselesaikan,” tegasnya.

Editor: FX Michael I BK
SumberB Hersunu AW

Related posts

Kepala Bakamla RI Beberkan Peran Bakamla dalam Acara Round Table Discussion

B. Hersunu. AW

Idul Fitri Dirayakan dalam Kebersamaan di Papua

FX Michael Ivan BayuK

Teman Ahok “Goyang Duyu” bersama Project Pop

FX Michael Ivan BayuK

Ini Penyebab Pengemudi Go-Jek Dipukul dengan Senjata Api

FX Michael Ivan BayuK

Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kecamatan Karang Tengah

FX Michael Ivan BayuK

Ini yang Dicari Polisi dari Psikologi Jessica Wongso

FX Michael Ivan BayuK

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Translate »
Loading...

Login

Do not have an account ? Register here
X

Register

%d bloggers like this: