PortalKataID
  • Home
  • Militer
  • DISKUMAL GELAR FGD PENANGANAN PEMBAJAKAN DAN PEROMPAKAN DI LAUT
Militer

DISKUMAL GELAR FGD PENANGANAN PEMBAJAKAN DAN PEROMPAKAN DI LAUT

PortalkataID, Jakarta-  Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasal Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto, S.Sos., M.Si., mewakili Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI I.N.G.N. Ary Atmaja, S.E., membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang Mekanisme Penanganan Pembajakan dan Perompakan di Laut yang diselenggarakan oleh Dinas Hukum Angkatan Laut (Diskumal), bertempat di Gedung Neptunus, Mabes TNI AL, Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (2/11).

Dalam sambutan Asops Kasal yang dibacakan oleh Waasops Kasal mengatakan, “Sesuai dengan tugas salah satu upaya yang telah dilakukan oleh TNI AL untuk menangani pembajakan dan perompakan di laut adalah menggelar operasi keamanan laut di wilayah laut yurisdiksi nasional dan operasi keamanan laut di wilayah laut yang berbatasan dengan negara lain melalui mekanisme kerja sama bilateral maupun multilateral yang diimplementasikan dengan patroli terkoordinasi antara TNI AL dengan Angkatan Laut negara lain yang wilayah lautnya berbatasan dengan Indonesia,” ujar Asops Kasal.

Lebih Lanjut Asops Kasal berharap, agar dapat saling memberikan informasi gagasan pemikiran dari para pembicara dan peserta FGD yang memiliki pengetahuan yang relevan baik dari kalangan internal TNI AL maupun instansi terkait dalam penanganan pembajakan dan perompakan di laut baik secara hukum maupun operasi sehingga dapat menyelesaikan kendala-kendala penyelesaian proses hukumnya. “Sinergitas antar seluruh aparat penegak hukum dan kementerian/lembaga terkait sangat diperlukan dalam penanganan pembajakan dan perompakan di laut ini, demi terwujudnya stabilitas keamanan negara di laut,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Hukum Angkatan Laut (Kadiskumal) Laksamana Pertama TNI Supradono, S.H., menjelaskan FGD yang dihadiri oleh staf Kemenko Polhukam, Kemenko Maritim, Kemenku, Kemenhub, Kemhan, Bakamla, Perwira Menengah TNI AL, TNI AD, dan TNI AU ini, dimaksudkan untuk memberikan masukan dalam mewujudkan suatu mekanisme penanganan pembajakan dan perompakan di laut, khususnya untuk mengatasi kendala yuridis dan operasional dalam menindak kapal yang berbendera asing atau para pelaku yang berkewarganegaraan asing. “Sedangkan sasaran dari pelaksanaan FGD yaitu mampu menyerap dan menerima masukan permasalahan dari berbagai pembicara,” jelas Kadiskumal.

Related posts

LANTAMAL III JAKARTA SAMBUT KEDATANGAN KAPAL PERANG AUSTRALIA HMAS PERTH FFH 157

B. Hersunu. AW

KRI BANDA ACEH 593 ANGKUT RATUSAN PRAMUKA TABUR BUNGA DI LAUT JAKARTA

Rico Montilla

TIM U.S. NAVY FORCE PROTECTION SHARING TEORI PEMERIKSAAN PERSONIL KEPADA 40 PERSONIL TNI AL

B. Hersunu. AW

KOLINLAMIL TNI AL KERAHKAN KRI BANDA ACEH 593 EVAKUASI KORBAN LION AIR JT-610

B. Hersunu. AW

Ribuan Anak-Anak di Lombok Antusias Ikuti Permainan Psikologi Yang Digelar TNI

B. Hersunu. AW

Dankolatmar Buka Kursus Perwira Embarkasi Dan Debarkasi Korps Marinir

B. Hersunu. AW

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Translate »
Loading...

Login

Do not have an account ? Register here
X

Register

%d bloggers like this: