PortalKataID
  • Home
  • Militer
  • PELEPASAN SATGAS ADMM-PLUS MS & CT EXERCISE 2016
Militer

PELEPASAN SATGAS ADMM-PLUS MS & CT EXERCISE 2016

PortalKataID, Jakarta – Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Laksamana Pertama TNI Harjo Susmoro memimpin jalannya upacara pelepasan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) selaku delegasi Indonesia dalam rangka Asean Defence Ministers Meeting-Plus Maritime Security dan Counter Terorrism Exercise 2016 yang rencananya berlangsung di dua Negara yakni Brunei Darussalam dan Singapura. Upacara melibatkan seluruh peserta Satgas yang terdiri dari satu pleton Komando Pasukan Khusus (Kopasus) TNI Angkatan Darat, satu pleton Pasukan Detasemen Jala Mengkara (Denjaka) TNI Angkatan Laut, serta satu pleton Prajurit KRI SIM-367 ini berlangsung di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II Tanjung Priuk, Jakarta, Senin (25/04).

Pada pelaksanaannya nanti KRI SIM-367 dan seluruh peserta Satgas ADMM ADMM-PLUS MS DAN CT EXERCISE 2016 akan bergabung dengan delegasi dari 10 Negara Asean lainnya dan 8 Negara mitra ASEAN (Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, India, Australia, Jepang, Korea Selatan dan Selandia Baru) untuk melaksanakan kegiatan latihan bersama terkait dengan bidang keamanan wilayah maritime, penanggulangan terror, penegakan hukum di laut, operasi menjaga perdamaian, serta bidang pengobatan. Dalam misinya kali ini, KRI SIM-367 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Ashari Alamsyah akan melaksanakan lintas laut melintasi perairan Tawi-tawi Filiphina sebelum menuju tujuan awal yakni Brunei Darussalam tempat ADMM-PLUS MS DAN CT EXERCISE 2016 berlangsung.

Dalam amanatnya, Waasops Panglima TNI menyampaikan tantangan dan ancaman berupa aksi terorisme, keamanan maritim, pemanasan global, kelangkaan energy dan pangan, penyakit menular dan penyelundupan manusia, pembajakan dan perompakan di laut merupakan fenomena baru ancaman Non-Tradisional (Non-Conventional Threats). Kemajuan teknologi saat ini disamping memberikan kemajuan pada kehidupan manusia, juga menjadi salah satu faktor terjadinya pergeseran hakekat ancaman kea rah berkembangnya ancaman Non-Tradisional dan berbentuk Asimetris. Dimana ancaman tersebut telah menjadi kejahatan lintas Negara yang memerlukan penanganan dan respon dengan bersungguh-sungguh.

Bertolak dari berbagai perkembangan tersebut, latihan bersama antar Negara Asean dan beberapa negara mitra Asean dilakukan untuk dapat mengembangkan dan meningkatkan strategi, metoda, teknik, taktik, dan pendekatan sebagai upaya untuk membangun Interoperability dalam rangka menghadapi berbagai ancaman tersebut, lanjut Waasops Panglima TNI dalam amanatnya.

Hadir pada acara tersebut, Waaslog Panglima TNI Brigjen TNI Gadang P.,  Kepala Staf Kolinlamil Laksma TNI Robert Walter Tapangan, S.H., Kepala Staf Kormar Brigjen TNI (Mar) K. Situmorang, Asisten Operasi (Asops) Pangarmatim Kolonel Laut (P) Maman Firmansyah.

Related posts

SATKES SESKOAL LAKSANAKAN SENAM KLUB PROLARIS

B. Hersunu. AW

Ribuan Prajurit TNI Kodam IM Dikerahkan Bantu Evakuasi Korban Gempa

B. Hersunu. AW

Panglima TNI Paspampres Merupakan Prajurit-Prajurit TNI Terpilih

Ibnu Hasan

Lanal Banten Raih Juara Dua Lomba Masak Se Kota Cilegon

FX Michael Ivan BayuK

PRAJURIT DAN JALASENASTRI YONMARHANLAN XIV SORONG IKUTI PENGARAHAN KASAL

Ibnu Hasan

STAMINA PRAJURIT TOLAK UKUR KEBERHASILAN TUGAS

Rico Montilla

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Translate »
Loading...

Login

Do not have an account ? Register here
X

Register

%d bloggers like this: