PortalKataID
Militer

TNI AL Tangkap Kapal Pembawa Limbah

PortalKataID, Batam – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yang bermarkas di Tanjungpinang, Selasa (19/4) pukul 18.00 WIB kembali memeriksa sebuah kapal di perairan Teluk Senimba, Tanjungriau, Batam, Kepri. Kapal MT GRID 1 saat diperiksa tengah berada di area PT Cahaya Perdana Transalam (CPT) Batam atau pada koordinat 01 05 27 LU-103 56 04 BT. Pemeriksaan ini berawal ketika pada pukul 17.00 WIB Tim WFQR 4 mendapat info tentang adanya kapal mini tanker yang memuat BBM namun tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Berdasarkan informasi tersebut, Tim WFQR 4 segera meluncur menuju sasaran yakni perairan Teluk Senimba, Tanjung Riau atau tepatnya di area PT CPT Batam.

Saat diperiksa diketahui bahwa kapal tersebut bernama GRID 1 dan merupakan kapal berbendera Indonesia, dengan berat 250 Gross Ton (GT) serta memuat 220 ton limbah (sludge oil). Namun saat diperiksa, di dalam kapal tersebut Tim WFQR 4 tidak menemukan nakhoda maupun ABK kapal. Demikian juga dengan dokumen-dokumen kapal. Kapal tersebut hanya dijaga oleh 2 orang atas nama JK dan IL. Pemilik maupun agen pelayaran kapal juga tidak diketahui.

Sementara itu, menurut Kepala Operasional PT CPT Batam, Wandi, menyatakan bahwa kapal MT GRID 1 memang tidak memiliki dokumen, bahkan kapal tersebut sudah 8 bulan berada di lokasi PT CPT Batam. Terakhir kali kapal tersebut berlayar dari Jembatan 2 Barelang menuju posisi saat ini yakni perairan Teluk Senimba dalam kondisi kosong tanpa muatan. Sejak saat itu kapal MT GRID 1 menjadi tempat penampungan sludge oil hasil tank cleaning kapal PT CPT. Namun kegiatanl itu tidak dilengkapi dengan surat ijin penampungan sludge oil. Kapal GRID 1 tidak dapat berlayar karena kondisi mesin rusak berat.

Fakta-fakta tersebut kemudian diperkuat dengan keterangan Aziz selaku staf operasional PT CPT Batam. Menurutnya, kapal MT GRID 1 memang tidak dilengkapi dokumen dan muatannya tidak memiliki izin dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal). Oleh karenanya berdasarkan fakta-fakta tersebut, kapal MT GRID 1 diduga telah melakukan penyimpangan limbah B3 yang berarti melanggar Pasal 12 Ayat 1 UU No. 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Selanjutnya guna penyelidikan lebih lanjut kapal MT GRID 1 dibawa menuju Lanal Batam, Kepri.

Related posts

Satgas Indobatt Konga XXIII-J Juara Bola Voli Pantai Unifil

Rico Montilla

Tim Kesehatan Marinir Bantu Operasi Dua Warga Subang

B. Hersunu. AW

KEPALA STAF ANGKATAN LAUT BERIKAN KULIAH UMUM KEPADA MAHASISWA

B. Hersunu. AW

Panglima TNI : Pasukan Garuda Junjung Tinggi Kehormatan Bangsa

B. Hersunu. AW

MARINIR GELAR RAKERNIS STAF KORMAR TA. 2017

B. Hersunu. AW

Sinergi TNI, Polri dan Pemprov DKI Jaga Keamanan Ibukota

B. Hersunu. AW

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Translate ยป
Loading...

Login

Do not have an account ? Register here
X

Register

%d bloggers like this: