PortalKataID
Berita Foto

Lulung: Teman-teman Malas dan Main Enak Saja Hitamin Pelat!

Jakarta – Wakil Ketua DPRD DKI Abraham ‘Lulung’ Lunggana tertawa
ketika tahu ulah anggota dewan yang mengganti pelat mobil dinas dari
merah menjadi hitam. Ia bilang teman-temannya itu malas mengurus nomor
pelat ganda.

“Hahaha… itu kan bisa diurusi untuk nomor polisi
ganda dari kedianasan pemerintah daerah maupun yang DPRD punya. Cuma kan
teman-teman malas dan main enak saja dihitamin (pelatnya) tapi itu
enggak boleh,” ujar Lulung saat dirtemui wartawan di Gedung DPRD, Jl
Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2015).

Politisi PPP itu
berpesan kepada seluruh anggota dewan untuk memberi contoh yang baik
kepada masyarakat Ibu Kota, terutama dalam hal disiplin.
“Kita harus
menunjukan kedisplinan, kita sebagai warga negara Indonesia jangan
(palsukan pelat). Nomor pelat mobil saja masa kita enggak bisa urus,”
lanjutnya.

Mengenai alasan dewan yang khawatir terkena amukan
massa saat terjadi aksi demonstrasi, Lulung berpendapat alasan tersebut
sah-sah saja.
“Ya itu adalah satunya lah ya,” tutup Lulung tersenyum.

Sebelumnya,
salah satu anggota DPRD DKI, James Arifin Sianipar membenarkan dirinya
mengganti pelat mobilnya menjadi warna hitam. Adapun alasan James untuk
keamanannya semata.

Sekretaris Komisi C yang membidangi Keuangan ini mengaku tahu tindakannya melanggar aturan, namun ia menyebut nomor kepolisiannya
‘B 1043 PQB’ tidak berubah. Dia pun berjanji segera mengganti warna
pelatnya menjadi merah lagi segera setelah sampai di rumah.

Sementara
itu, Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Heru
Budi Hartono mengatakan penggantian warna pelat tidak boleh dilakukan
karena bisa dikenai sanksi Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 tahun
2009. Heru mengimbau agar pelat dikembalikan ke warna aslinya, yakni
merah.

Sebab apabila sampai diberhentikan kepolisian di jalan,
maka yang tercatat itu merupakan aset Pemprov DKI Jakarta. Menurut
mantan Wali Kota Jakarta Utara tersebut, apabila mengganti pelat seperti
itu maka anggota dewan juga harus mengganti STNK-nya. Dengan begitu,
ada 2 STNK dan 2 pelat mobil untuk satu kendaraan dewan.

Editor: Harianto W.
SumberDetiknews.com

Related posts

Mengenal AB-CHMINACA, Senyawa Mirip Ganja dalam Tembakau Gorilla

FX Michael Ivan BayuK

Berdiri di Halaman yang Sama, Masjid dan Gereja Ini Jadi Simbol Toleransi

FX Michael Ivan BayuK

Cerita Ihwal Jokowi Gebrak Meja dan Berseru ‘Ora Sudi!’

FX Michael Ivan BayuK

Salam metal dari PepepST12

FX Michael Ivan BayuK

“Posting” Video Suami Meraba-raba Pembantu, Wanita Saudi Terancam Dibui

harianto

Menurut Taufik, Data KTP yang Dikumpulkan Teman Ahok Belum Tentu Lolos Verifikasi KPUD

FX Michael Ivan BayuK

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Translate ยป
Loading...

Login

Do not have an account ? Register here
X

Register

%d bloggers like this: