Siasat Driver Go-Jek Saat Diintimidasi Ojek Pangkalan yang Tak Ramah



Jakarta – Go-Jek yang menjadi primadona baru di Jakarta mulai menyebar ke kota-kota lainnya. Penggunanya pun terus meningkat. Tapi kemudian, muncul resistensi. Ojek pangkalan atau Opang menentang, alasannya penumpang mereka direbut.

Para driver Go-Jek pun mencari jalan. Melayani konsumen adalah kewajiban yang harus dilakukan. Lagipula yang dilakukan mencari rezeki yang halal, dengan model baru aplikasi teknologi yang jauh berbeda dari ojek pangkalan yang sekedar menunggu penumpang datang.

Seperti yang dialami sebut saja Deni, driver Go-Jek di kawasan Depok. Siang ini, Selasa (18/8/2015) dia mengantar penumpang ke sebuah perumahan di kawasan Beji, Depok.

“Saya dipepet dan dihalangi ojek pangkalan,” terang Deni.

Deni mengaku, tetap melaju dan mengambil penumpang di komplek perumahan itu. Hingga akhirnya, dia terpaksa membalik jaket. Warna hijau khas Go-Jek tak jelas kelihatan.

“Saat saya jalan kembali saya ngebut dan mereka nggak ngeh,” urai dia.

Di sejumlah wilayah, ojek pangkalan memang masih menganggap Go-Jek sebagai musuh. Padahal tak sedikit dari pengemudi Go-Jek yang juga ojek pangkalan. Banyak juga pangkalan yang welcome dengan Go-Jek.

“Di Lenteng Agung juga masih ada Opang yang menentang, tapi ya sabar saja,” imbuh Sandi seorang driver Go-Jek lainnya. 
Editor: Marvin S
Sumberdetik.com
BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR